2. Buat program untuk mikrokontroler STM32 NUCLEO-G474RE di software STM32 CubeIDE.
3. Salin program main.c dan main.h dari stm32cubeide ke wokwi
4. Setelah program selesai di upload, jalankan simulasi rangkaian pada wokwi.
Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan satu input digital dari sensor infrared yang terhubung pada pin PA0 dan dibaca secara terus-menerus oleh mikrokontroler STM32 dalam sebuah loop tak hingga. Sensor digunakan untuk mendeteksi perubahan kondisi dari tidak mendeteksi menjadi mendeteksi objek. Mikrokontroler membaca sinyal menggunakan fungsi HAL_GPIO_ReadPin() lalu membandingkan kondisi saat ini dengan kondisi sebelumnya untuk mendeteksi adanya perubahan (rising edge). Setiap perubahan yang terjadi akan dicatat waktunya menggunakan fungsi HAL_GetTick(), kemudian dibandingkan dengan waktu perubahan sebelumnya yang disimpan dalam variabel lastTime.
Jika selisih waktu antara dua perubahan tersebut kurang dari 500 ms, maka sistem menganggap kondisi tersebut sebagai situasi darurat dan mengaktifkan variabel emergency. Dalam mode darurat, LED merah (PB1) dan LED biru (PB3) akan berkedip cepat menggunakan metode toggle dengan delay 50 ms, sedangkan buzzer pada pin PB2 akan menghasilkan bunyi bernada tinggi melalui proses ON-OFF cepat dengan delay 1 ms. Sistem akan terus berada dalam kondisi ini karena tidak terdapat mekanisme reset, sehingga selama program berjalan, mode darurat tetap aktif dan output akan terus memberikan peringatan.











0 comments:
Posting Komentar